Apakah pendidikan karakter merupakan hal baru dalam pendidikan di Indonesia? Jawabannya tidak. Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hajar Dewantara menyatakan bahwa pendidikan merupakan upaya menumbuhkan budi pekerti (karakter) pemikiran (intellect) dan tubuh anak. Ketiganya tidak boleh dipisahkan, agar anak dapat tumbuh dengan sempurna.
Penilaian terhadap proses pembelajaran selama ini sering diabaikan, setidak-tidaknya kurang mendapat perhatian dibandingkan dengan penilaian hasil belajar. Padahal pendidikan tidak berorientasi pada hasil semata, tetapi juga proses.