Buku ini awalnya ditulis di Instagra. Kemudian dibukukan.
Buku ini berkisah tentang Ayung, anak dari keluarga kurang mamp, namun mempunyai tekad kuat untuk mengubah nasib.
Kisah nyata Ustadz Abdullah Bani'mah ini kami hadirkan bagi pembaca di Indonesia dengan gaya penulisan novel dengan pesan-pesan dakwah yang indah dan bernas.
Novel Anak-Anak Merapi lahir dari kecintaan dan empati kami pada anak-anak, khususnya mereka para korban bencana Merapi
Novel ini masuk kategori novel unggulan Lomba Novel Republika 2012.
Novel ini terinspirasi dari buku-buku Ippho "Right" Santosa.
Sesuai dengan rencana penulis dan penerbit Hasta Mitra, dengan ini diumumkan bahwa roman empat jilid ini yang luar negeri dikenal sebagai The BURU QUARTET - Bumi Manusia, Anaka Semua Bangsa, Jejak Langkah, Rumah Kaca- dan buku-buku lain yang pernah diberangus oleh rejim orde barunya golkar, semua akan diterbitkan ulang sebagai Edisi Pembebasan; sedang kesemua karya Pramoedya Ananta Toer lainnya.